Berharap Kebugaran Arshavin

Setelah Bermain imbang dalam tiga laga berturut-turut di Liga Primer Inggris, Arsenal harus menang ketika melawan Fulham di Emirates Stadium kandang "The Gunners", Selain kemenangan Arsenal juga harus balas dendam kepada tim asuhan Roy Hodgson lantaran di putaran pertama lalu tumbang di markasnya. Kemenangan juga berguna untuk menempel ketat Aston Villa yang telah merebut tempatnya di zona Liga Champion.

Sementara pertandingan ini bagi Arshavin merupakan momentum untuk mencetak gol perdananya di ajang Liga Primer, maklum pekan kemarin Arshavin gagal mencetak gol di awal debutnya bersama Arsenal walaupun penampilannya tidak mengecewakan dengan banyak memperoleh peluang. Kebugaran Arshavin diharapkan mampu menutupi kelelahan teman-temannya ketika di Middleweek kemarin berlaga di ajang Liga Champion sekaligus menumbangkan raksasa Italia, AS Roma.

Tak kunjung sembuhnya striker asal Togo Emanuel Adebayor, membuat Arsene Wenger menduetkan kembali Bendtner-Van Persie di lini depan. Sementara Samir Nasri dan Arshavin membantunya di lini kedua.


Read More....

Ingin Menang Besar

Hanya menang tipis dalam 2 laga terakhir sejak dipimpin oleh pelatih anyarnya serta mulai padunya duet Andalan Guus Hiddink yaitu Anelka-Drogba membuat "The Blues" Chelsea harus menang besar ketika meladeni tamunya Wigan Athletic Sabtu (28/2) di Stamford Bridge. Kemenangan juga diusung untuk kembali kepada jalur juara, walaupun sudah tertinggal 10 poin dengan pemuncak sementara.

Catatan "The Letic" memang kurang bagus ketika menghadai tim asal London Chelsea, ketika menjadi tuan rumah maupun menjadi tamunya. Tetapi sejarah buruk sebenarnya perlu dilupakan untuk tidak terkapar minimal mengusung poin satu. Wigan yang saat ini bertengger di urutan ke-7 mencoba untuk tetap berada di zona Piala UEFA.

Di kubu "The Blues" duet lini depan kini menjadi andalan bagi skuad Guus Hiddink, Drogba dan Anelka sama-sama telah mencetak gol ketika tim di asuh pelatih baru. Kepercayaan kepada Drogba yang di era "Big Phil" menjadikan motivasi tersemdiri unuk terus membobol gawang lawan, sementara bagi Anelka motivasi membobol gawang lawan juga tercipta guna mengokohkan namanya di puncak daftra Top Skor sementara Liga Primer, untuk saat ini striker asal Perancis itu telah mengoleksi 15 gol.

Read More....

Mencari Korban Selanjutnya

Setelah menumbangkan "Azulgrana" di Camp Nou pekan kemarin, Espanyol brhasrat untuk mencari korban selanjutnya, kali ini tim asuhan M. Pochettino akan berhadapan dengan el Real di markas sendiri, di Olimpic Lluis Companys. Motivasi muncul karena lawan yang akan dihadapi adalah tim yang baru berlaga di Liga Champion sekaligus mengalami kekalahan, faktor kelelahan ini yang dimanfaatkan Espanyol untuk meraih kemenangan beruntun dalam menghadapi para raksasa Spanyol.

Tetapi jikalau dilihat dari performa Real Madrid ketika melakoni pertandingan La Liga, cukup sulit untuk Espanyol mendapatkan poin penuh. El Real yang telah 9 kali berturut-turut menang dalam laganya di La liga dan yang terakhir mengandaskan Rela Betis 6-1 tak mau dinodai kesuciannya lantaran kalah dengan Espanyol.

Ada salah satu pemain yang tidak diturunkan ketika El real berlaga di liga Champion, yang tak lain adalah Klas Jan Hunteelar. Pekan lalu striker asal belanda ini mengemas 2 gol sekaligus menolak spekulasi dirinya susah beradaptasi di Madrid. Kebugaran Hunteelar ini yang perlu dikhawatirkan oleh para pemain Espanyol.

Selain itu Real Marid juga mengusung poin penuh guna lebih mempersempit jarak antara pemuncak sementara La Liga Barcelona yang akan bertandang ke Vicente Calderon kandang Atletico Madrid keesokan harinya, mempersemit menjadi 4 poin.


Read More....

Liverpool Harus Berlari

Dalam mengejar perebutan trofi tertinggi di daratan Inggris sebagai Juara kampiun English Premier League membuat Liverpool untuk saat ini harus berlari. Tersisa 12 pertandingan dan tertinggal 7 poin dari Manchester United, tim asuhan Rafael Benitez ini harus menang ketika tandang ke markas "The Boro" Middlesbrough di Stadion Riverside Sabtu (28/2).

Setelah berbunga-bunga telah menaklukan tim raksasa Spanyol Real Madrid dalam 1st Leg Liga Champion, Liverpool tak boleh melupakan target awal di musim ini yaitu membawa trofi Liga Inggris ke kota Liverpool setelah tak kunjung datang selama 19 tahun. Menjadi juara Liga Champion adalah berharga, tetapi mengakhiri kerinduan para Liverudlian selama 19 tahun dengan menyabet Trofi Liga inggris juga sangat berharga.

Sembuhnya Gerrard di lini tengah "The Kop" membuat motivasi tersendiri dalam mengahadapi sebuah laga pertandingan, karena maklum ketidak hadiran Gerrard sering sekali membuat "The Reds" kehilangan poin. Oleh Karena itu kemenangan melawan Midlesbrough menjadi harga mati yang sama sekali tak bisa ditawar.

Sementara Bagi "The Boro" pertandingan akhir pekan ini sebagai upaya untuk keluar dari zona degradasi, selain itu tim asuhan Garet Shoutgate ini diuntungkan dengan rekor kurang bagus Liverpool selama tandang ke Riverside, sudah 7 tahun "The Reds" belum pernah menang, terakhir klub yang sudah mengantongi 18 trofi Liga Inggris mennag di kandang Boro pada 16 maret 2002.

Read More....

Catatan Manis Liverpool

Liverpool menambah catatan manisnya ketika bertandang ke klub Spanyol dalam perhelatan Liga Champion Eropa. Dini hari tadi, kamis (26/2) Liverpool mempermudah langkahnya ke babak Perdelaan Final setelah di leg pertama mengalahkan tuan rumah Real Madrid dengan skor tipis 1-0. Gol kemenangan ini dicetak oleh gelandang asal Israel Yossi Benayoun.

Di tahun 2006 lalu Liverpool mampu mengandaskan salah satu tim besar Spanyol, yang tak lain adalah Barcelona di era kepemimpinan Frank Rijkard, dengan skor 2-1. Ketika itu "Azul Grana" unggul terlebih dulu lewat Deco dan dibalas dengan dua gol "The Reds" Masing-masing oleh Craig Bellamy dan John Arne Riise, kedua pemain ini telah hengkang dari Liverpool.

Sebelum kontra Madrid dini hari tadi sebenarnya Liverpool kurang diunggulkan, pasalnya ketika akhir pekan sebelumnya Liverpool hanya bermain imbang di liga domestik nya, sedangkan Real Madrid menang telak 6-1 di ajang La Liga. Selain itu sebelumnya Liverpool juga dikabarkan tidak akan diperkuat oleh kapten sekaligus motor serangannya Steven Gerrard yang masih cedera, walaupun kenyataannya SteveG diturunkan di menit ke-87.

Kemenangan ini juga menjadi tradisi bagi Liverpool, karena apabila Liverpool bermain di ajang Liga Champion menjadi kebiasaaan dengan tampil bagus. Contohnya saja di Liga Champion tahun kemarin, tepatnya di 16 besar The Reds harus bertemu dengan "I Nerrazurri" Inter Milan di bawah asuhan Roberto Mancini dan di perdelapan final harus bertemu dengan klub senegaranya "The Gunners" Arsenal. Alhasil kedua klub tersebut mampu dihadapinya sebelum kalah di semi final melawan Chelsea, walaupun kalah Liverpool tampil dengan maksimal.

Read More....

Heading Kemenangan

Gol tunggal Yossi Benayoun di menit ke-82 membuat Liverpool berbunga-bunga, pasalnya sampai peluit panjang di bunyikan, Real Madrid yang menjadi tuan rumah tidak mampu mencetak gol balasan ke gawang Liverpool. Dini hari tadi kamis (26/2) Liverpool bertandang ke Santiago Bernabeu dalam laga leg pertama 16 besar Liga Champion Eropa. Tim asuhan Rafael Benitez menang tipis 1-0.

Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi "The Reds" Liverpool ketika akan meladeni "Los Blancos" Real Madrid dalam second leg dua pekan kedepan di Stadion Anfield markas besar Liverpool. Untuk lolos ke babak selanjutnya Liverpool hanya cukup bermain imbang, sedangkan bagi Madrid untuk terus melanjutkan langkahnya di Liga Champion minimal harus menang 2-0, tetapi hasil itu sulit untuk didapatkan karena Liverpool akan bermain di hadapan ribuan Liverpudlian –julukan supporter Liverpool-.

Mengawali laga di Santiago Bernabeu dini hari tadi, sebenarnya Liverpool bermain dalam tekanan para algojo-algojo Real Madrid seperti Raul Gonzales di menit ke-4, tetapi peluangnya masih bisa diamankan oleh Pepe Reina. 12 menit kemudian giliran Marcelo yang mengancam, tetapi dengan sigap mantan kiper Villareal itu menangkapnya bola lewat tendangan kerasnya.

Tak mau tinggal diam, Fernando Torres yang menjadi striker kebanggaan Liverpool pun unjuk gigi di menit ke-20, setelah berhasil keluar dari jebakan offside, tetapi sayang sepakan kerasnya mampu di bendung kiper nomor 1 di Spanyol, Iker Cassilas. Begitu juga dengan Xabi Alonso yang mencoba peruntungannya dengan tendangan dari tengah lapangan satu menit sebelum jeda.

Skor kacamata di paruh pertama menjadi motivasi untuk bertarung habis-habisan di 45 menit kedua, alhasil tempo permainanpun menjadi cepat dan keras, tercatat wasit Roberto Rosetti mengeluarkan 5 kartu kuning, 2 untuk madrid dan sisanya untuk Liverpool. Kerugian bagi Liverpool karena Albert Riera terkena akumulasi kartu dan tak akan bermain di dua pekan depan.

Pelanggaran yang tidak perlu ternyata menjadi Boomerang bagi Madrid, Gabriel Heinze yang menarik Dirk Kuyt di dekat kotak penalti ternyata menjadi masalah besar. Pasalnya dari tendangan bebas itulah Fabio Aurelio mengirim umpan ke Yossi Benayoun yang mampu mencetak gol dengan headingnya.

Read More....

Liverpool Tertinggal Jauh

Liverpool ternyata tidak mampu menyempitkan defisit poin dari Manchester United, Bermain imbang dengan "The Citizen" Machester City "The Reds" Liverpool hanya menambah satu poin, alhasil tim asuhan Rafael Benitez sekarang tertinggal 7 poin setelah sebelumnya hanya 5 poin dari sang pemuncak klasemen sementara.

Tampil tanpa Steven Gerrard, kapten sekaligus pemain kunci tim yang masih di bekap cedera, ternyata tidak menyurutkan semangat para pemain untuk tampil menyerang, di paruh pertama Liverpool mendominasi serangan, lewat Albert Riera dan Andrea Dossena tetapi gagal menghasilkan gol. Mancehsetr City pun tak kalah serangan, duet Robinho dan Stephen Ireland pun mampu membuat para Liverpudlian –Para Fans Liverpool- mengelus dada, tetapi kesigapan Pepe Reina di bawah mistar membuat gawangnya masih perawan.

Petaka untuk Liverpool terjadi di babak kedua, tepatnya di menit ke-51,Berawal dari sepakan keras Craig Bellamy, eks pemain Liverpool ini membobol gawang Reina yang sebelumnya terkena kaki Arbeloa yang salah mengantisipasi bola, tim besutan Mark Hughes pun untuk sementara memimpin.

Tak ingin malu di depan para supporternya yang memenuhi Stadion Anfield, Liverpool kembali membangun serangan, akhirnya "The Kop" mampu menyamakan kedudukan di menit ke-79 lewat Kaki Striker asal Belanda Dirk Kuyt. Gawang yang dijaga oleh eks kiper Newcastle United Shay Given bobol juga.

Given menjadi penyelamat di menit-menit terakhir, serangan bertubi-tubi Liverpool masih tak merubah skor akhir pertandingan 1-1. Liverpool pun sekarang hanya terpaut 3 poin dari Chelsea yang ada tepat dibawahnya di peringkat ketiga setelah mampu menekuk tuan rumah Aston Villa dengan skor tipis 1-0


Read More....

Copyright © 2009 - AjE News - is proudly powered by Blogger
Smashing Magazine - Design Disease - Blog and Web - Dilectio Blogger Template